oleh

Ilmuwan Gunakan Robot Untuk Bantu Bersihkan Sampah Plastik di Laut

Jakarta, Geomaritimnews, – Menurut data dari Fraunhofer, 86 juta metrik ton plastik berakhir di lautan dalam setahun, Sampah plastik ada dimana-mana. Bahkan, lautan nan indah saja boleh jadi memiliki sampah plastik. Di Dasar laut ada banyak tumpukan sampah.

Untungnya, Pusat Logistik dan Layanan Maritim Fraunhofer (CML) dan jaringan mitra internasional bersedia mengatasi masalah ini dengan penggunaan robot otonom dalam sebuah proyek bernama SeaClear.

Melansir laman Interesting Engineering, sampah plastik tersebut akan dipungut dengan sistem dasar yang terdiri dari drone udara, dua kendaraan yang dioperasikan jarak jauh di bawah air (ROV), dan kapal permukaan tak berawak yang berfungsi sebagai kapal induk.

Perangkat ini sebagian besar akan dikerahkan di daerah pesisir tempat sampah masuk ke laut. Drone dan salah satu ROV akan digunakan untuk menemukan puing-puing.

Jika sampah ada di permukaan dan di kolom air, ROV lainnya akan pergi ke dasar laut dan membawa sampah yang ada di sana dengan alat penjepit dan penyedot yang dirancang khusus. Setelah itu, semuanya akan dibawa kembali dan dibuang di tempat sampah pusat.

Membedakan sampah dari hewan laut dan struktur alam adalah poin penting lainnya. ROV kedua akan menggunakan algoritma berbasis kecerdasan buatan untuk menetapkannya.

Saat ini, teknologi tersebut sedang diuji di dua lokasi berbeda pada kedalaman 20 hingga 30 meter, di Hamburg, Jerman, dan Dubrovnik, Kroasia.

SeaClear akan memiliki beragam data karena lokasi ini sangat berbeda. Pantai Hamburg menjadi kawasan industri dengan visibilitas rendah di bawah air dan pantai Kroasia menjadi tempat bersih dan tenang yang populer di kalangan pelancong.

“Setelah pengujian selesai, kami akan selangkah lebih dekat untuk mengatasi masalah sampah kami,” jelas manajer proyek Johannes Oeffner.

Menurut Forum Ekonomi Dunia WEF, rasio plastik terhadap ikan pada tahun 2014 adalah satu banding lima. Pada tahun 2050 mungkin ada sampah plastik sebanyak ikan.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed