oleh

Mengulas Masalah Geopolitik Maritim, DPP Geomaritim Ikuti Webinar yang Diadakan BKI

-Tak Berkategori-2.272 views

Jakarta, Geomaritimnews, – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Poros Maritim Indonesia (DPP Geomaritim) Mengikuti Webseminar yang di gelar oleh Biro Klarifikasi Indonesia (BKI)  melalui aplikasi online  Zoom, Selasa (12/5).

Acara Web Seminar  yang bertemakan  “GEOPOLITIK MARITIM PASCA PANDEMI COVID -19” tersebut membahas tentang bagaimana keadaan politik daerah sekitaran laut di Indonesia nantinya pasca pandemi Covid -19.

Dimintai pendapatnya saat sebelum memasuki ruangan Web seminar Zoom Online, Perwakilan dari DPP Geomaritim Khairul Umam mengatakan bahwa tujuanya mengikuti Webinar ini untu melihat lebih jauh kondisi politik kemaritiman dunia apalagi di saat kondisi Mewabahnya pandemi Covid-19 ini, yang tentu kesimpulan seminar ini bisa diambil untuk menambah pengetahuan untuk langkah politik Geomaritim kedepanya.

“Pengetahuan tentang kondisi politik maritim di dunia ini sangat penting apalagi disaat wabah Covid-19 seperti ini, tentu dapat diambil kesimpulannya untuk kemajuan Geomaritim kedepanya“ kata Umam

Utusan DPP Geomaritim Khairul Umam (Lingkar Merah)

Dalam seminar ini menampilkan Pembicara yang ahli dalam bidangnya yaitu Laksamana TNI (Purn) Prof.Dr Marsetio Selaku Ketua Majelis BKI dan Guru Besar Universitas Pertahanan Indonesia, dan juga Dr.Ir. Rudiyanto Dip,ISM, MIIRSM. MM. MBA Selaku Direktur Utama PT BKI.

Dalam Pembukaanya Dr.Ir. Rudiyanto mengatakan bahwa efek dari pandemi Covid-19 ini melulu lantahkan semua sektor tanpa terkecuali, dan efek setelahnya dapat merubah total semua tatanan yang sudah terbentuk dari masing masing negara yang terdampak.

“Kita mengetahui bahwa efek pandemik Covid inimeluluh lantahkan konstelasi secara menyeluruh sehingga resiko yang timbul dari efek pandemik ini merusak semua tatanan yang sebenarnya secara normal bisa dilaksanakan, dan pasca pandemi ini dapat merubah semua tatanan yang disebut unormal dan bagaimana geopolitik menanggapinya di era global ini.” Ujar Rudi

Pada pembicaaran selanjutnya Prof Marsetio Mengungkapkan bahwa pasca pandemi Covid-19 nanti banyak kejadian politik laut di dunia  terjadi  akan di daerah laut Cina selatan, tensi yang memanas antara Pemerintahan Amerika dan Cina merebut area stragegis perdagangan laut membuat tegang negara-negara di daerah asia tenggara.

“Konflik Laut Cina selatan dikhawatirkan antara Negara Amerika dan Cina akan terus melebar ke Laut Cina Timur, Selat Taiwan dan Laut Kuning seperti Covid-19 yang terus menyebar ke berbagai negara” kata Prof Marsetio

Saling tuduh tentang penyebab mewabahnya Covid-19 juga merupakan alasan tambahan untuk terus bersitegangnya kedua negara besar tersebut.

“Saling tuduh antara Amerika dan Cina menyoal asal mula Covid-19 juga menambah tegangnya tensi antara 2 negara besar ini” tambah Prof Marsetio

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia harus segera mengambil langkah aktif untuk menjaga kedaulatan lautnya agar tidak bisa dimanfaatkan oleh kedua negara besar yang sedang bersitegang tidak jauh dari wilayah kelautan Indonesia ini.

“Indonesia juga harus siap bilamana ketegangan ini melebar kearah laut-laut tetangga dan segera mengambil langkah aktif untuk menanganinya”. Tutup Prof Marsetio.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.