oleh

Geomaritim Dukung Penuh Jokowi – Ma’ruf, Ini Alasannya

-Tak Berkategori-2.634 views

Jakarta, Geomaritimnews – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Poros Maritim Indonesia (DPP Gepmaritim) menyatakan akan mendukung  penuh pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma’ruf Amin sebagai Capres dan Cawapres 2019. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Pleno IX yang dihadiri oleh beberapa Dewan Pimpinan Daerah Provinsi dan Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten/Kota, Sabtu (1/9/2018).

Ketua Umum DPP Geomaritim Baharudin Farawowan mengatakan, selama di bawah kepemimpinan Presiden  Jokowi khususnya dalam pembangunan kemaritiman Indonesia hingga akhir tahun 2017, ada beberapa keberhasilan yang patut dibanggakan sebagai sebuah negara maritim, diantaranya adalah :

  1. Dikarenakan Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2017 tentang kebijakan Kelautan   Indonesia.
  2. Pemerintah Melalui Presiden Jokowi telah mengeluarkan Peraturan Presiden No. 10 Tahun 2015 tentang  Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman.
  3. Lahir Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan  Petambak Garam sebagai upaya dalam menghadapi permasalahan kesulitan melakukan  Usaha Perikanan atau Usaha Pergaraman.
  4. Adanya tol laut dan kapal yang melayari secara rutin dan terjadwal dari barat sampai ke Timur Indonesia untuk menjangku dan mendistribusikan logistik ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan, serta untuk menjamin ketersediaan barang dan mengunjungi disparitas harga guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“ Sebagaimana hasilnya beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Di Pulau Sabu NTT, misalnya, harga beras turun 10%. Di Namlea nahkan harga beras turun 22%, harga gula turun 28%, harga daging ayam ras turun 49%, dan harga bawang merah turun 20%. Tentu diharapkan harga-harga kebutuhan pokok lainnya bisa turun dan relatif sama dengan di jawa,” ujar Baharudin.
  1. Dalam kurun waktu 2015-2017,pembangunan pelabuhan laut telah mencapai 57 lokasi dari 306 lokasi yang direncanakan hingga 2019.
  2. Kedaulatan bangsa Indonesia di laut makin kuat. Ini merupakan hasil konsistensi pemerintah dalam menanggulangi ilegal Unreported and Unregulated (IUU Fishing). Bahkan Indonesia telah dijadikan rujukan penting bagi negara-negara lain dalam pemberantasan IUU Fishing.
  3. Dikeluarkannya Peraturan Presiden No 3/2017 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Percepatan Industrialisasi Perikanan sebagai tindak lanjut Intruksi Presiden No 7/2016.“ Ini merupakan bukti dukungan total Presiden untuk membangun sektor kelautan dan perikanan, dan dapat menjadi capaian penting,” kata Bahrudin.
  1. Data pemerintah menunjukan angkatan laut mengalami peningkatan 7,5 persen untuk kapal Pelni dan 11,8  persen untuk kapal Perintis. Hal itu tidak lepas dari pembangunan pelabuhan penyebrangan, penambahan    33 unit kapal Perintis dan 11 unit kapal Penyebrangan.
  2. Sistem logistik sudah makin membaik.
  3. Pada 2017 telah dikembangkan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di 12 pulau terdepan serta sentra modernisasi perikanan di lima lokasi. Diharapkan pengembangan SKPT bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di pulau terdepan.
  4. Dengan pemanfaatan kekayaan oleh Pemerintah Jokowi, Wisata bahari telah mengalami peningkatan jumlh wisatawan yang mencapai 15 juta orang pada 2017.
  5. Dan lain-lain.

Melihat capain diatas , serta wilayah Indonesia yang 75% adalah Laut maka menurut Baharudin, membangun  infrastruktur Maritim dan konektivitas antar wilayah tidaklah mudah.

Oleh sebab itu, DPP Geomaritim mengapresiasi dan berterimakasih atas keberpihakan Pemerintah di bawah  kepemimpinan Presiden Jokowi dalam mengembalikan Kejayaan Maritim Nusantara sebagaimana kejayaan kita di era Sriwijaya hingga Era Majapahit,” tuturnya.

Berdasarkan capaian – capaian tersebut,Kata Baharudin, DPP Geomaritim mendukung sepenuhnya Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Capres dan Cawapres periode 2019 – 2024. Hal ini guna membangun kemaritiman Indonesia yang berkelanjutan.

Selain itu, DPP Geomaritim juga akan membentuk dan mendeklarasikan relawan yang diberi nama Gemar Jokowi  (Gerakan Maritim Jokowi – KH Ma’ruf Amin) guna menggalang dukungan suara pemilih dari Masyarakat Kemaritiman lainnya se-Indonesia. (Rhm)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.