oleh

Menyoal Bantuan Covid-19, DPP Geomaritim Mengikuti Diskusi yang di Gelar Garda Pemuda Nasdem

-Tak Berkategori-2.256 views

Jakarta, Geomaritimnews, – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Poros Maritim Indonesia (DPP Geomaritim) mengikuti Diskusi Zoom Online berjudul RESTORASI RAMADHAN (Rembug Kajian Strategis & Opini Inspiratif di Bulan Ramadhan).

Diskusi ini  digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat Garda Pemuda NasDem (Partai Nasional Demokrat) dengan tema “ Menelisik Persoalan Bantuan Penanganan Covid-19 .

Menurut Khairul Umum sebagai perwakilan DPP Geomaritim bahwa pihaknya sengaja mengikuti kegiatan ini sehubungan denagn berbagai dinamika sosail soal bantuan ini selalu menajdi polemik di tengah kehidupan masyarak bukan saja di Ibu kota namun juga di seluruh Indonesia.

” Soal bantuan sosial ini memang penting di tengah pendemi corona seperti ini namun yang lebih penting lagi adalah mencari solusi atas berbagai dinamika yang muncul soal bantuan sosial ini ” Ujar Umam

ia pun menambhakan sebagaimana pengalaman DPP Geomaritim saat memberikan bantuan APD bagi masyarakat di cawang Jakarta Timur dan Masyarakat kampung nelayan di cilincing Jakarta Utara beberapa waktu lalu bahwa masyrakat banyak menaruh harapan kepada DPP Geomaritim dalam hal bukan saja soal Alat pelindung diri namun juga soal Bantuan bahan makanan.

Utusan DPP Geomaritim Khairul Umam   (Lingkar Merah)

Diskusi ini menampilkan beberapa Narasumber  penting seperti Dr. Rissalwan Habdy Lubis S.Sos., M.Si Selaku Dosen pengamat Kesejahteraan Sosial FISIP UI, Juri Ardiantoro, M.Si., P.hD selaku Deputi IV Kantor Staf Presiden, Ach. Fadil Muzzaki Syah S.Pd.I selaku Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi NasDem, dan lainya.

Dalam diskusi ini dibahas bagaimana bantuan sosial (bansos) ini berjalan dan solusi agar bantuan sosial bisa efektif dan tepat sasaran pada yang membutuhkan.

Sebagai salah satu narasumber Juri Ardiantoro mengatakan bahwa pemerintah telah mengeluarkan 3 kebijakan penting dalam memperkuat jaring pengamanan sosial bagi warga yang terkena wabah covid.

“Yang pertama penanganan kesehatan mempertahankan yang sehat dan merawat yang sakit, kedua mencegah orang agar tidak makan karena wabah ini dan memberikan bantuan sosial secara ekonomi, ketiga adalah stimulus ekonomi mencegah agar laju ekonomi nasional tidak mati disaat wabah covid ini” ujar Juri saat menjadi Narasumber Pembuka pada seminar, Senin (4/5).

Selain mengeluarkan banyak jenis bansos ungkap Juri, seperti dana desa, kartu prakerja, bantuan presiden, bantuan pemda, bantuan listrik pln dan bantuan mudik. Pemerintah juga mengingatkan agar  para kepala daerah segera menyisir data orang yang mendapat bansos agar tidak timpang tindih dan dobel, datanya dibuka secara transparan, serta dibuatkan outlet pengaduan masyarakat.

Juri juga mengingatkan agar semua pihak mengawasi bansos ini agar tidak ada pihak yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi seperti contohnya digunakan untuk kepentingan politik pilkada.

“Agar semua lapisan masyarakat mengawal dan menjaga bersama pengaliran bansos agar dapat diterima oleh pihak yang berhak” tambah Juri.

Menggaungkan hal yang sama Fadil Muzaki juga mengatakan agar selalu mengawasi agar bansos ini dihindarkan dari kepentingan lokal seperti pilkada daerah serta kepentingan partai dan juga mengingatkan bahwa bawaslu akan menegur keras tindakan seperti ini.

“Agar bansos ini dijauhkan dari  Kepentingan lokal seperti pilkada daerah serta kepentingan partai, bawaslu akan memberi teguran keras apabila ada incumben yang memanfaatkan dana bansos wabah corona untuk kepentingan pribadi” ungkap Fadil.

Diskusi tersebut kemudian ditutup oleh Rissalwan Habdy Lubis dengan menawarkan 3 solusi untuk penanganan wabah corona ini yaitu solusi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

“Ada 3 solusi yang dapat saya tawarkan dalam penanganan wabah corona ini, dalam jangka pendek seperti perbaikan mekanisme distribusi bansos, jangka menengah seperti pemulihan sumber penghidupan masyarakat terdampak, dan jangka panjang seperti penerapan model perlindungan sosial adaptif” kata Rissalwan.

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.