oleh

Indeks Harga Yang Diterima Lebih Tinggi, Nilai Tukar Nelayan Jawa Timur Naik 1.64 Persen Bulan Ini

Jakarta, Geomaritimnews, – Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur bulan Juni 2020 naik 1,64 persen, dari 93,90 di bulan Mei 2020 menjadi 95,43 di bulan Juni 2020.Kenaikan ini disebabkan karena indeks harga yang diterima nelayan naik sebesar 1,84 persen lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar nelayan yang hanya sebesar 0,20 persen.

“Perkembangan NTN bulan Juni 2020 terhadap bulan Desember 2019 (tahun kalender) turun sebesar 2,63 persen. Adapun perkembangan NTN bulan Juni 2020 terhadap bulan Juni 2019 (year-on-year) juga turun sebesar 2,37 persen,” ujar Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan, Selasa (28/07).

Namun ndeks harga yang diterima nelayan pada bulan Juni 2020 dibanding bulan Mei 2020 naik 1,84 persen, yaitu dari 99,98 di bulan Mei 2020 menjadi sebesar 101,82 di bulan Juni 2020. Perkembangan indeks harga yang diterima nelayan bulan Juni 2020 terhadap Desember 2019 (tahun kalender) turun sebesar 1,30 persen. Adapun indeks harga yang diterima nelayan bulan Juni 2020 terhadap bulan Juni 2019 (year-on-year) naik sebesar 0,03 persen.

Dikatakannya, komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang diterima nelayan adalah naiknya harga ikan tongkol, ikan teri, ikan layang, cumi – cumi, rajungan, ikan cakalang, ikan kakap, ikan selar, lobster, dan ikan kurisi.

Sedangkan komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang diterima nelayan adalah ikan tenggiri, ikan layur, ikan kembung, gurita, ikan nila, Ikan benggol, Ikan kerapu, udang Laut, Ikan putih, dan Ikan layar.

Kemudian indeks harga yang dibayar nelayan pada bulan Juni 2020 dibanding bulan Mei 2020 naik sebesar 0,20 persen, dari 106,48 menjadi 106,69. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga sebesar 0,14 persen dan Indeks harga Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) sebesar 0,23 persen.

Indeks harga yang dibayar nelayan bulan Juni 2020 terhadap Desember 2019 (tahun kalender) mengalami kenaikan sebesar 1,36 persen. Adapun Indeks harga yang dibayar nelayan bulan Juni 2020 terhadap Juni 2019 (year-on-year) naik sebesar 2,46 persen.

Dari enam provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTN pada bulan Juni 2020, tiga provinsi mengalami kenaikan NTN dan tiga provinsi mengalami penurunan NTN. Kenaikan NTN terjadi di Provinsi Jawa Timur sebesar 1,64 persen, Jawa Barat 1,05 persen dan Provinsi Banten sebesar 0,87 persen.

Adapun provinsi yang mengalami penurunan NTN adalah Provinsi DKI Jakarta sebesar 1,03 persen, Jawa Tengah turun 1,33 persen, dan terakhir adalah Provinsi DI Yogyakarta dengan tingkat penurunan sebesar 1,46 persen.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed