oleh

Gempa M 5,2 Guncang Mentawai, BMKG Himbau Warga Tidak Terpengaruh Hoax

-Tak Berkategori-1.908 views

Jakarta, Geomaritimnews, – Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat diguncang Gempa tektonik berkekuatan Magnitude  5,2  Rabu (4/3) pukul 20.36 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), mengatakan bahwa gempa tersebut semula berkekuatan Magnitude 5,2 dan kemudian pemutakhiran parameter diperoleh Magnitude 4,9.

“Episenter gempa terletak pada koordinat 3.48 LS dan 99.53 BT,  Lokasi tepatnya yaitu di laut pada jarak 158 kilometer arah Selatan Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 30 kilometer” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.

Hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami meskipun lokasi gempa yang terjadi berada di laut. Hingga pukul 21.03 WIB, hasil laporan monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia di zona subduksi Mentawai,” ujar Rahmat Triyono.

Hingga tengah malam tadi BMKG belum mendapatkan aduan kerusakan akibat gempa berkekuatan Magnitude 5,2 tersebut.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” ujar dia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault. Sementara itu, dampak gempabumi ini dirasakan di daerah Sipora Utara dengan skala intensitas II MMI, yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta, upayakan untuk menghindari diri dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.