oleh

Terus Maksimalkan Jaga Kekayaan Laut Indonesia, KKP Bangun Sinergi Dengan TNI AL

-Tak Berkategori-2.252 views

Jakarta, Geomaritimnews, – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tingkatkan jumlah jam patroli oleh tim kapal pengawas PSDKP, KKP juga bersinergi dengan TNI AL. upaya tersebut dilakukan untuk  menjaga kekayaan laut Indonesia dari para pelaku penangkapan ikan secara ilegal (ilegal fishing).Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo beserta para pejabat eselon I KKP mendatangi Mabes TNI AL di Cilangkap, Jakarta Timur.

Kedatangan Menteri KKP dan rombongan untuk bersilaturahmi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang baru dilantik Presiden Joko Widodo pekan lalu.

“Dengan pertemuan ini, kita harapkan semakin mengokohkan langkah kita ke depan dalam menjaga laut dan mengembangkan potensi yang kita miliki,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5).

Dalam pertemuan tersebut, Edhy menuturkan, tugas utamanya saat ini tidak hanya membangun komunikasi dengan nelayan dan mengembangkan sektor perikanan budidaya.

Namun juga menjalin kerja sama dengan banyak pihak termasuk TNI AL. Sinergi antara KKP dan TNI AL, sambung Edhy, tidak sebatas pada pengawasan sumber daya laut, tapi juga perlindungan terhadap nelayan yang mencari nafkah di lautan.

“Intinya, KKP semakin yakin bersama-sama dengan TNI AL dalam menjaga nelayan kita, menjaga potensi laut kita, menjaga kedaulatan negara kita,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyambut baik penguatan sinergi antara KKP dan TNI AL untuk pengawasan maupun perlindungan terhadap nelayan. “

Tentunya bagi nelayan yang di daerah rawan akan kita backup (perlindungannya), termasuk operasinya kapal-kapal pengawas KKP dalam melaksanakan penertiban, khususnya di ZEE,” kata Yudo. Lebih lanjut Kasal menjelaskan, selama ini pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap nelayan dan pembudidaya melalui Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut (Dispotmar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.